aya ada pocket camdig a430 klo diambil gambar oke tajem tapi hasilnya bocor pemandangan disekeliling terbias oleh mata n klo pake FZ20 ga bisa deket untuk makronya harus 0.5 mtr tapi hasilnya mengecewakan pdhl dah pake tripod,
ya rencana mo bli DSLR untuk mendapatkan hasil yang lebih baik n tajem tapi cm punya dana 3jt bs dpt DSLR + lensa makro ga yach, ya klo saya mo up grade kamera mo pilih canon kok kameranya murah but lensa L series mahal, sebaliknya mo pilih nikon kamera mahal lensa fix murah.

ermainan tata lampu kreatif yg pernah kita coba beberapa saat yg lalu kira2 1-2thn lalu kami mencoba kembali dengan sedikit "perkawinan" teknik yg sedikit berbeda dari CLS biasa.
Ada beberapa saat kami mencoba teknik CLS standard pada waktu siang hari sampe sore pada saat terik matahari dan dikombinasi dengan CLS menggunakan Pocket Wizard.
Dan dari tiap shot yg didapat dapat diambil kesimpulan sederhana yaitu....
CLS menggunakan wireless SB 900/SB800 sebagai masternya dan SB 800/SB600 sebagai slave sangat berguna pada saat terik matahari di bagian belakang (BG) karena kamera masih sanggup merekam shutter speed lebih dari 1/1000 dan masih dapat Bokeh/DOF yg cantik karena penggunaan Diagfrahma yg besar.
Dan pada percobaan menggunakan Pokcket Wizard sedikit kesulitan karena terekam maksimal pada shutter speed 1/250, maksimum 1/500 tapi cuma dapat Fill in aja.
Untuk mengejar shutter speed tsb otomatis F yg digunakan di sesuaikan utk mendapatkan hasil sempurna.
Kelemahan nya : tidak maksimal kalo kita menginginkan bokeh/dof yg bagus.
Kelebihan nya : jarak 500m pun Flash masi bisa nyala!!!dah di coba sama master disono di dalam helicopter yg sedang terbang.
Kesimpulan dari percobaan kedua teknik tersebut diatas adalah :
Dalam penggunaan CLS NIKON wireless standard akan didapat pembagian lighting yg sangat tepat karena i-ttl yg sempurna juga didapat BOKEH/DOF sempurna.
Dalam penggunaan Pocket Wizard lebih cocok digunakan dalam pemotretan Fashion yg butuh BG dramatis dan tidak terlalu mengutamakan Bokeh/DOF.
Dibawah ini disertakan berbagai posisi set CLS dan berbagai sampel foto.
DIHARAPKAN rekan-rekan, teman-teman, dan siapapun yg telah mencoba CLS Flash NIKON maupun penggunaan Pocket Wizard dapat berbagi dan sharing disini teknik yg benar dalam penggunaannya supaya dapat kita pelajari bersama.
memotret event olahraga indoor (basket, bulutangkis) dgn peralatan saya: EOS 30V + EF 17-40mm f/4 L + 420EX. Tapi, meski kamera saya punya kemampuan 4fps continuous shooting, flash 420EX hanya menyala pada frame pertama saja karena harus menunggu beberapa detik untuk recharge sampe pilot lamp "ready". Di TV saya pernah lihat seorang fotografer melakukan continous shooting dgn flash yg terus menyala berupa rentetan mengikuti kecepatan continous shooting kamera. Yang mau ditanya: apakah bisa dan bagaimana supaya Flash Canon (420EX ato 550EX) dibuat jadi continuous burst begitu? Mohon tips juga dari temen2 Canoners yg sering hunting sports photography